Proyek Pemerintah Terganjal Harga Semen
Realisasi pembangunan proyek-proyek properti pemerintah, seperti rumah susun sederhana milik dan sewa (rusunami/rusunawa) dan rumah sederhana sehat (RSh) berpotensi terganjal. Ini terkait dengan terus meroketnya harga semen.
Rusunami Jadi Solusi Buat Pemukiman Liar
Dengan jumlah tenaga kerja yang mencapai 32% dari total penduduk, hunian yang paling pas buat kaum pekerja di Batam adalah rumah susun, baik status milik alias rusunami maupun sewa atawa rusunawa. Apalagi, harga tanah di pulau itu terbilang mahal, terutama yang dekat dengan kawasan industri.
Selidiki Dugaan Kartel Tiga Pabrik Semen
Kementerian Negara BUMN mendukung langkah Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menyelidiki dugaan kartel harga oleh tiga produsen semen, yakni PT Semen Gresik, PT Indocement Tunggal Prakarsa, dan PT Holcim Indonesia. Ketiga perusahaan itu diduga sepakat menetapkan harga dan volume produksi sehingga persaingan pasar berkurang.
Pengembangan Keluhkan Kebijakan Bunga Kredit
Bank Indonesia telah menurunkan kembali suku bunga acuan BI Rate menjadi 7 persen. Namun, respons perbankan untuk menurunkan bunga kreditnya masih dinilai lambat. Akibatnya, pengembang sulit membuat perencanaan proyeknya.
Bunga Turun, Pasar Properti Lebih Bergairah
Para pengembang menyambut gembira pemangkasan suku bunga acuan Bank Indonesia atau BI Rate sebesar 0,25 persen menjadi 7 persen kemarin (3/6). Mereka yakin penurunan BI Rate akan mendorong penurunan bunga kredit kepemilikan rumah (KPR) meupun kredit kepemilikan apartemen (KPA). Buntutnya, bisnis properti bisa lebih bergairah.
Bunga Kredit Tinggi, Penurunan Penjualan Terus Berlanjut
Tingkat suku bunga kredit pemilikan
rumah (KPR) yang kini berkisar 14-18 % menyebabkan penjualan rumah
kelas menengah ke bawah turun 32%. Penurunan itu diprediksi berlanjut
hingga triwulan I – 2009.