Search :
2009-10-21 16:33:14
Memanfaatkan Momentum Pemerintahan Baru
Rakernas REI tahun 2009 memiliki arti penting dalam pejalanan organisasi REI, karena diselenggarakan bersamaan dengan 9th FIABCI Asia Pacific Secretariat Summit serta dilaksanakan setelah terbentuknya Pemerintahan Indonesia 2009  - 2014.

Ada yang berbeda dengan agenda tetap tahunan terkait dengan rencana kegiatan Rapat Kerja Nasional Realestat Indonesia (Rakernas REI) 2009 kali ini. Selain Untuk kedua kalinya kegiatan Rakernas REI dilakukan di daerah sebagai salah satu upaya penyebaran kegiatan nasional ke daerah, kegiatan Rakernas REI 2009 juga dirangkaikan dengan pelaksanaan 9th FIABCI Asia Pacific Regional Secretariat Summt. Tetapi yang terpenting dari semua itu adalah ketika kegiatan ini berlangsung ketika pemerintahan baru telah terbentuk.

Kali ini daerah yang diberikan kepercayaan menjadi tempat penyelenggaraan dua kegiatan tersebut adalah DPD REI Sulawesi Selatan. Lokasi penyelenggaraan tepatnya berada di Clarion Hotel & Convention Makasar, 28 – 30 Oktober 2009. Ketua Panitia Pelaksana, Raymond Afandy mengungkapkan bahwa berkenaan dengan dua agenda besar REI tersebut, panitia lokal setempat sudah menggelar berbagai persiapan teknis terkait kesuksesan dua kegiatan tersebut.

“Kami mendapatkan kehormatan dari organisasi dipercaya menjadi tuan rumah. Sejauh ini secara umum kami sudah mempersiapkan segala hal, terkait akomodasi dan persiapan teknis lainnya. Semua persiapan sudah jauh-jauh hari dilakukan. Bahkan setiap minggu panitia lokal terus menggelar rapat koordinasi demi suksesnya agenda ini. Kami juga meminta informasi dan melaporkan semua perkembangan yang ada ke DPD REI dengan demikian diharapkan koordinasi bisa berjalan dengan baik,” ungkap Raymond yang juga Sekretaris DPD REI Sulsel.

Grand Ballroom Hotel Clarion sebagai lokasi utama kegiatan, lanjut Raymond mampu menampung peserta yang diperkirakan berjumlah 500 orang tersebut. Sedangkan para tamu dan undangan selain bisa menginap di Hotel Clarion juga direkomendasikan untuk menginap di Hotel Arya Duta, Makasar.

Selain kegiatan formal seperti diskusi panel dan rapat-rapat organisasi yang akan berlangsung di Hotel Clarion, sebelumnya pada tanggal 28 Oktober pagi harinya juga akan digelar kegiatan turnamen golf di Badokka Golf. Sorenya baru digelar rapat REI Regional 1,2 dan 3 dan FIABCI Board Meeting. “Malamnya bertempat di Akarena Beach kompleks Tanjung Bunga Makasar pukul 19 WITA baru digelar kegiatan Welcome Dinner Rakernas REI 2009 dan FIABCI,” terang Raymond.

Evaluasi dan Rekomendasi

Sesuai amanat AD-ART REI, dalam rangka mengevaluasi, memahami, memaknai proses perkembangan organisasi sserta menampung aspirasi sekaligus mencari solusi guna menyusun serta menyesuaikan program kerja terkait dengan situasi dan kondisi yang berkembang saat ini, menurut Djoko Slamet Utomo, Ketua Panitia Pengarah, Rakernas REI 2009 diharapkan bisa menghasilkan rencana program kerja, kesepakatan dan memberikan rekomendasi kepada pemangku kebijakan.

Djoko mengingatkanmomentum Rakernas REI 2009 memiliki arti penting bagi perjalanan organisasi REI, karena diselenggarakan bersamaan dengan FIABCI Asia Pacific Regional Secretaria Summit serta dilaksanakan setelah terbentuknya Pemerintahan Indonesia 2009 – 2014. “Itu merupakan saat yang sangat tepat bagi REI dan segenap anggota menyampaikan aspirasi serta permasalahan kendala dan tantangan yang selama ini kita hadapi kepada para pemangku kebijakan khususnya terkait dengan bidang perumahan dan permukiman untuk merumuskan kebijakan-kebijakan yang mampu mendorong terciptanya kondisi usaha yang lebih baikdan kondusif,” ungkapnya.

Isu krisis keuangan global, lingkungan dan merebaknya virus baru, global warming karena terganggunya ekosistem dan semakin berkurangnya daya lingkungan menjadi isu actual dimana saat ini dunia sedang menghadapi permasalahan ekonomi, ekologi dan sosial.  Implikasi krisis keuangan global mengakibatkan nilai pertumbuhan ekonomi  di berbagai Negara menjadi minus, kecuali India, China dan Indonesia yang memperlihatkan pertumbuha positif, demikian juga halnya sector properti Indonesia pada tahun 2009 diprediksi masih mampu eksis.

Potensi pasar property di kawasan Asia Pacific cukup besar, bahkan Indonesia menjadi salah satu Negara dengan pasar properti terbesar setelah Amerika dan China sehingga pasar properti Indonesia menjadi daya tarik tersendiri bagi investor dan buyer asing. 9th FIABCI Asia Pacific Regional Secretariat Summit merupakan pertemuan para Board members dan anggotanya yang juga akan membahas potensi bisnis properti di masing-masing negara yang tergabung didalamnya dan diharapkan akan menghasilkan kesepakatan menciptakan peluang baru dalam bisnis properti.

“Kita bisa bertukar informasi dengan para pelaku, pemerhati dan pengambil kebijakan dari berbagai negara seperti Vietnam, Australia, China, Singapura dan Malaysia terkait isu-isu pengembangan properti dari negara tersebut,” tambah Djoko.

Rakernas REI dan 9th FIABCI Asia Pacific Regional Secretariat Summit mengusung 2 (dua) tema yaitu untuk tema FIABCI : “ Real Estate Strategy Into Global Market”. Sedangkan tema Rakernas adalah : “Kebijakan Strategi Dalam Pencapaian Target Pembangunan dan Penyediaan Sarana-Prasarana Perumahan Pemukiman”.

Kedua tema itu dipilah bertujuan untuk ikut serta mengantisipasi perkembangan dan pertumbuhan properti internasional, guna membuka wawasan cakrawala baru sekaligus dapat memberikan pemahaman dan peluang bagi anggota REI di Indonesia di Era Global. REI juga akan terus menerus mendukung langkah-langkah kebijakan untuk percepatan realisasi pembangunan perumahan yang seimbang berkelanjutan serta ketersediaan infrastruktur dasar perumahan khususnya energi listrik, air bersih, sekaligus langkah strategic gna meningkatkan kemampuan daya beli masyarakat dan dukungan pembiayaan dalam pencapaian targetperumahan nasional, urai Djoko.
Seminar Internasional & Nasional

Untuk menelusuri benang merah kilas balik serta merefleksi arah kebijakan dan program perumahan dan pemukiman, maka pada Rakernas REI 2009 dan 9th FIABCI Asia Pacific Regional Secretariat Summit akan diselenggarakan seminar internasional dengan para nara sumber antara lain dari pelaku usaha Realestat Properti se-Asia Pacific dan Specialist Properti yang memiliki kompetensi di bidangnya.

Demikian juga setelah kegiatan tersebut akan digelar Diskusi Nasional Perumahan dengan para nara sumbernya adalah para Pemangku Kebijakan dan Pelaku Pembangunan terkait permasalahan, kebijakan, koordinasi lintas sector dan teknis dirasakan belum optimal.

“Para pembicara memiliki pengalaman di negara masing-masing yang bisa berguna bagi asosiasi terkait isu-isu properti. Sedangkan untuk skala nasional kita menghimpun berbagai kendala di daerah untuk kemudian kita undang  para pengambil kebijakan sesuai bidang masing-masing, seperti dari unsure PLN, Pertanahan, pembiayaan, dan lain-lain,” tambah Djoko.

Diharapkan dua kegiatan besar itu bisa membangun sinergi antar pelaku stake holder Perkim se-Asia Pacific dalam rangka mengembangkan bisnis Properti dan Mendorong Terciptanya akselerasi pembangunan perumahan serta membuka peluang usaha properti di seluruh wilayah Indonesia.


Agenda

  • Rapat Kerja Nasional (Rakernas) REI Tahun 2009
  • HUT Ke-37 REI Tahun 2009
  • Rakernas REI Tahun 2008 dan Peringatan Hari Habitat Dunia 2008
  • Acara Temu Anggota(Talk Show) Alternatif Solusi Krisis Energi Listrik di Bandung
  • Agenda Kegiatan DPD REI

Regulasi

  • Undang-Undang
  • Perpu
  • Peraturan Pemerintah
  • Keputusan Presiden
  • Keputusan Menteri
  • Surat Edaran
  • Peraturan Lain
  • Peraturan Menteri

BERITA

  • REI Ajukan Uji Materi PP
  • REI: Permudah urusan fasum dan izin perumahan
  • Harga Bertahan, Profit RSh Menipis
  • DPP REI Umroh Bersama dengan 2.350 Dollar AS
  • Susahnya Pasang Baru Listrik
  • REI Sulsel : Lambat Pasokan Bahan Pengaruhi Pembangunan
  • REI Siap Buka Universitas Properti Global
  • REI Minta PTPN 2 Lepaskan Lahan 100 ha untuk Perumahan Rakyat
  • REI Home Expo Segera Digelar
  • REI Anggap Kurang Koordinasi

DownLoad

  • Form Laporan Pengembang utk BPN terkait PP 11 thn 2010
  • AD/ART REI Tahun 2007 - 2010
  • PMK No. 187
  • Referensi Peraturan-peraturan
  • Aspek Perpajakan Realestat
  • Mars REI
  • Hymne REI
DPP - Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia © 2008-2009. Allright reserved, powered by ws