|
2010-01-31 15:54:34 REI DAN BTN SEPAKATI PEMBIAYAAN 5.000 RUMAH
Realestate Indonesia (REI) Sumut menandatangani kerjasama pembiayaan rumah susun milik (rusunami) dan kredit pemilikan rumah (KPR) rumah sederhana sehat (RSS) sebanyak 5.000 unit di daerah itu. "Kerjasama itu dilakukan untuk mempercepat target pembangunan RSS yang diharapkan Menpera sebanyak 10 ribu unit tahun ini," kata Ketua REI Sumut, Rusmin Lawin, di Medan. Rusmin Lawin, terpilih lagi menjadi Ketua DPD REI Sumut untuk periode 2008 - 2011 dengan perolehan suara sebanyak 76 suara dari 94 suara yang diberikan dalam pemilihan Ketua REI Sumut itu dalam Musyawarah Daerah (Musda) REI Sumut VIII. Sumut diakui hingga tahun ini sulit merealisasikan target pembangunan RSh-nya, menyusul sulitnya pengembang mendapat lahan murah, dan pengurusan izin yang sangat birokrasi dan kurang berminatnya bank mendanai proyek itu. Tahun lalu, dari target 5.000 unit yang terealisasi hanya 1.700 unit. "Kerjasama dengan BTN yang diakui selama ini juga memberi dukungan penuh pada pembiayaan RSh, maka diharapkan pembangunannya bisa dilakukan sesuai atau melebih target," katanya. Kepala Cabang BTN Medan Hulmansyah mengataka, tahun ini, BTN menargetkan bisa menyalurkan kredit KPR sebesar Rp250 miliar dari realisasi tahun lalu Rp213 miliar."Peningkatan KPR itu mengacu pada tingginya minat permintaan KPR hingga tahun ini. Tahun lalu, realisasi KPR BTN sebesar Rp213 miliar itu jauh di atas target sebesar Rp180 miliar," katanya. Sukubunga KPR di BTN sendiri, kata dia, sudah turun atau sebesar 14,5 persen untuk bunga komersial dan 7 hingga 11,5 persen untuk KPR bersubsidi.Meski krisis global masih melanda, permintaan KPR diperhitungkan masih cukup tinggi menyusul kebutuhan akan rumah yang masih tinggi sehingga BTN memperbesar target kredit untuk perumahan itu.(Sumber:batakpos-online.com) |
BERITA
DownLoad |



