|
2010-05-21 14:23:54 REI: 17.500 Rumah Siap Huni Tanpa Listrik
Makassar - Keterbatasan listrik masih menjadi masalah utama dalam pengembangan perumahan di Sulsel. Masih ada 17.500 rumah siap huni yang belum mendapatkan listrik. "Kita butuh paling sedikit 5.000 sambungan listrik per tiga bulan," ujar Ketua Umum DPD Real Estate Indonesia (REI) Sulawesi Selatan (Sulsel) Jamaluddin Jafar pada acara peluncuran pameran perumahan Real Estate Spektakuler Expo 2010 di Hotel Clarion, Makassar. Menurutnya, PLN hanya mampu memenuhi 1.000 sabungan listrik tahun ini. Itu artinya masih ada 16.500 rumah yang belum dapat listrik. "Jumlah ini terus bertambah sebab rata-rata ada 500 orang per bulan penghuni baru," katanya. Dia menilai bahwa sudah saatnya pemerintah daerah dan PLN untuk saling bahu membahu dalam pengadaan listrik, termasuk juga swasta. "Pemerintah jangan hanya bebani PLN soal ketersediaan listrik," katanya. Bagaimana dengan REI? Katanya, selama ini beberapa anggota REI menyediakan genzet. Hanya saja, itu mengganggu kenyamanan penghuni perumahan karena suaranya cukup keras bak tinggal disebuah kompleks industri. Selain itu, jika REI menyediakan genzet maka tentu harganya akan dibebankan kepada pelanggan yang dimasukkan dalam angsuran rumah. Kondisi berbeda jika settingan harga rumah pakai listrik PLN. Gelar Pameran di MaRI Kendati listrik terbatas, REI tetap saja menggenjot penjualan rumah salah satunya dengan menggelar pameran rumah bertajuk Real Estate Spektakuler Expo 2010 di Mal Ratu Indah (MaRI), Makassar, 3-11 Juli 2010. Menurut Dirut Makassar Promosindo Achmadi, yang menjadi pelaksana pameran ini, pameran akan diikuti 46 stan. Hingga kemarin, stan yang disediakan telah terisi 60 persen. Pada pameran ini, penyelenggara akan memberikan banyak kemudahan seperti bebas biaya administrasi, bebas biaya provisi, dan bunga bersubsidi. (sumber:tribun-timur.com) |
BERITA
DownLoad |



